Artikel
 
Rabu, 8 September 2010
 
  Halaman utama
Artikel
  Halaman Utama
  Berita Utama
  Selamat Pagi Polisi
  Lalu Lintas
  Hukum
  Kriminal
  Nasional
  Kesehatan
  Resensi Film
  INTERNASIONAL
  SELEBRITI
  Kontak Redaksi
   Polri
 
 



Rabu, 28 Oktober 2009 [ 15.30 Wib ]
Kuda Hitam Pengganti Kapolri

Oleh: Upa Labuhari

 

Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono memberi sinyal kepada seluruh jajaran Polri bahwa jabatan Kepala Kepolisian RI yang saat ini masih berada dipundak Jenderal Pol Drs Bambang Hendarso Danuri  belum akan diganti.Dengan demikian masa bakti Jenderal berbintang empat lulusan Akademi Kepolisian tahun 1974 ini masih akan berlangsung 11 bulan lagi.

Tidak jelas mengapa tenaga dan kemampuan Bambang Hendarso Danuri masih tetap dipertahankan untuk memimpin Polri sampai tahun 2010 mendatang. Yang pasti bahwa bukan hanya jabatan Kapolri tetap dipertahankan diawal pembentukan Kabintet Indonesia Bersatu Jilid II. Tapi Jabatan Panglima ABRI dan Jaksa Agung juga tetap dipertahankan sampai ada keputusan lebih lanjut.

Kepemimpinan Bambang Hendarso Danuri dilingkup Polri dianggap masih sangat dibutuhkan saat ini bukan hanya disebabkan  keberhasilannya menangani berbagai masalah didalam tubuh  Polri sendiri, seperti dugaan penyelewengan tugas oleh Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Drs Susno Duaji. Tapi lebih dari itu mantan Kabareskrim Mabes Polri ini dianggap berhasil menangani berbagai macam tindak kejahatan yang terjadi diseluruh pelosok tanah air.

Bahkan dibawah kepemimpinannya ,Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri dapat mengulung jaringan teroris di Indonesia yang selama ini meresahkan masyarakat dengan berbagai peledakan bom.Tewasnya Noordin M Toop, warga Malaysia di Solo Jawa Tengah yang merupakan buron Polisi sedunia, ketika disergap tim Densus 88, merupakan salah satu contoh bagaimana keberhasilan Bambang Hendarso memimpin operasi penangkapan ini.

Demikian juga dengan operasi-operasi penangkapan terhadap jaringan baru teroris pasca tewasnya Noordin M Toop, semuanya merupakan buah karya Bambang bersama para pembantu-bantunya dilingkup Mabes Polri. Belum lagi keberhasilannya memimpin operasi penangkapan jaringan pengedar narkoba internasional yang saat ini menggunakan Indonesia sebagai tempat peredaran dan penggunaan secara besar-besaran.       

Menjadi pertanyaan, seandainya Presiden SBY mengganti Bambang Hendarso Danuri dalam kurung waktu dekat ini,sampai akhir tahun 2009, siapa penggantinya?. Adakah diantara lima perwira tinggi berbintang tiga yang saat ini mendampingi Bambang Hendarso di Mabes Polri, bakal menggantikannya? . Yaitu, Komjen Pol Makbul Padmanegara, Komjen Pol Imam Haryatna, Komjen Pol Jusuf Manggabarani, Komjen Pol Susno Duaji dan Komjen Pol Gories Mere.

Atau adakah ‘’ kuda hitam’’ Jenderal berbintang dua yang saat ini bertugas dilingkup Mabes Polri bakal meleyit menggantikan Bambang Hendarso?.Ketiga pertanyaan sederhana ini, bagi kalangan Polri mungkin akan sulit terjawab dalam waktu singkat dan pasti. Tapi bagi Presiden SBY, hal ini sangat mudah karena hal itu merupakan haknya untuk menentukan siapa Kapolri sesudah Bambang Hendarso Danuri.

 

Ada Lima Calon

Dilihat dari tata cara pengangkatan Kapolri sebagaimana diatur dalam Undang-undang Kepolisian dipastikan , bahwa sebelum Presiden melantik Kapolri baru, terlebih dahulu nama calon disampaikan kepada DPR RI untuk uji kelayakan . Bila calon tersebut dinyatakan lulus dalam uji kelayakan maka nama calon dikembalikan kepada presiden untuk dilantik menjadi Kapolri.Tapi bila sebaliknya terjadi, DPR tidak menyetujuinya maka dicari calon penggantinya yang lain.

Untuk bisa memastikan siapa kelima Jenderal berbintang tiga yang dimungkinkan menjadi calon Kapolri menggantikan Bambang Hendarso Danuri, perlu uraian satu persatu di antara mereka. Di mulai dari Komjen Pol Drs Makbul Padmanegara. Mantan Kapolda Metro Jaya yang saat ini menjabat sebagai Wakapolri mempunya kans besar untuk duduk sebagai Kapolri. Hanya saja disayangkan usianya yang sudah mendekati pensiun pada bulan Desember mendatang. Dengan demikian sangat sulit bagi Jenderal berbintang tiga ini untuk menggantikan Bambang Hendarso.Yang mungkin terjadi Makbul Padmanegara lebih dahulu pengakhir masa dinasnya di Polri dibanding Kapolri yang masih sampai Oktober 2010.

Komjen Pol Drs Jusuf Manggabarani, punya kans besar untuk menduduki jabatan Kapolri karena selain usianya masih dua tahun lagi untuk pensiun ,ia juga tercatat sebagai Jenderal berbintang tiga paling senior dilingkup Mabes Polri. Pengalaman-pengalamnya memimpin Polri mulai dari tingkat Polres-Polwiltabes, Kapolda sampai sekarang menjabat sebagai Irwasum Mabes Polri membuat, dirinya layak untuk diajukan namanya sebagai calon Kapolri. Hanya saja ketegasannya memimpin bisa membuat dirinya sampai pada level orang nomor dua dilingkup Polri menggantikan seniornya Makbul Padmanegara pada bulan Desember mendatang.

Komjen Pol Drs Imam Haryatna yang saat ini menjabat sebagai Kababinkam Mabes Polri, juga punya kans besar untuk menduduki jabatan Kapolri. Sama seperti tahun lalu ketika namanya sempat diajukan ke presiden untuk menggantikan Jenderal Pol Drs Sutanto.Hanya saja bahwa mantan Kapolda NTB dan Sumatera Selatan ini, usia pengabdiannya dilingkup Polri sampai bulan April 2010 mendatang. Dengan demikian iapun dimungkinkan tersingkir sebagai calon Kapolri.

 

Kuda Hitam

Komjen Pol Drs Susno Duaji, Kabareskrim Mabes Polri. Mantan Kapolda Jawa Barat ini banyak disebut-sebut sebagai calon pengganti Kapolri. Namanya begitu popular saat ini dalam menangani kasus penyalahgunaan wewenang yang melibatkan dua orang mantan Wakil Ketua Komisi Pembrantasan Korupsi.Jenderal berbintang tiga termuda dilingkup Mabes Polri ini disebut-sebut bakal menjadi Kapolri karena selain prestasinya yang gemilang itu, ia juga dikenal dekat dengan kalangan di Cikeas.

Komjen Pol Drs Gories Mere, Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional, juga banyak disebut-sebut sebagai calon Kapolri. Jenderal berbintang tiga yang enerjik ini sangat dikenal dikalangan Kepolisian dunia karena kepiawaiannya dalam menangani masalah teroris dan narkoba di Indonesia.Usianya masih muda, tiga tahun lagi baru memasuki usia pensiun. Ia juga punya pengalaman sebagai Kapolres, Direktur Reserse, dan Wakapolda.

Dari catatan pribadi kelima Jenderal berbintang tiga itu, hanya tiga di antaranya yang punya kans mengisi jabatan Kapolri yaitu, Jusuf Manggabarani, Susno Duaji dan Gories Mere. Dari ketiganya ini jika dilihat lebih jauh maka akan muncul dua yaitu Susno Duaji dan Gories Mere. Dari dua itu perwira tinggi itu, satu di antaranya bermasalah dengan masyarakat anti korupsi dan lainnyai menjadi sasaran target  dari kelompok anti teroris.

Dengan demikian akan  ada ‘’kuda hitam’’ yang  muncul untuk menjadi calon Kapolri.  kuda hitam itu muncul dalam rangka mutasi Wakapolri serta Kababinkam karena pensiun.Kedua kuda hitam itu disebut-sebut, Irjen Pol Drs Nanan Sukarna, Kadiv Humas Mabes Polri dan Irjen Pol Drs Oegroseno, Kadiv Propam Mabes Polri. Penulis adalah Ketua Departemen Kepolisian PWI Pusat

[ kembali ]

 
 
 
 
Baca juga
 
  • Kuda Hitam Pengganti Kapolri
  • Tomy Soeharto Ketua Umum DPP Golkar? -Bagian I-
  • Tommy, Neolib, Neo Classic - Bagian III -
  • Agaknya Tommy Visioner -Bagian II-
  •  
     

    © Copyright 2007 - design and Hosting @ faberhost.com